Labbaytum Award Tolok Ukur Kualitas Pelayanan Haji Dunia dan Harapan Indonesia
Forum Internasional Haji "Khitaamuhu Misk" di Makkah
Makkah menjadi saksi pertemuan bergengsi para pemimpin penyelenggara haji dunia dalam forum evaluasi internasional bertajuk Khitaamuhu Misk, yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Forum tahunan yang sangat prestisius ini dihadiri oleh para Menteri, Wakil Menteri, Direktur Jenderal Haji, Ketua Kantor Urusan Haji, serta pimpinan penyelenggara haji dari seluruh negara pengirim jamaah di dunia.

Hadir dalam forum tersebut, Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) sekaligus CEO Khazzaah Tours, Zaky Zakaria Anshary. Forum ini berfungsi sebagai ajang evaluasi penyelenggaraan Haji 1447H/2026 sekaligus arena penetapan arah kebijakan dan persiapan awal Haji 1448H/2027.
Apa Itu Labbaytum Award?
Salah satu agenda utama forum ini adalah penyerahan Labbaytum Award — penghargaan internasional bergengsi yang diberikan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kepada negara, institusi, dan penyelenggara haji yang menunjukkan keunggulan dalam pelayanan jamaah berdasarkan standar yang telah ditetapkan.
Penghargaan ini terbagi dalam empat kategori:
- Bronze
- Silver
- Gold
- Diamond
Penilaian dilakukan berdasarkan delapan indikator utama:
- Kualitas dan tingkat kepuasan pelayanan jamaah
- Kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku
- Kesiapan dan pengelolaan kesehatan jamaah
- Inovasi digital dalam sistem layanan
- Efektivitas operasional di lapangan
- Ketepatan administrasi dan proses visa
- Pengelolaan pengaduan jamaah secara responsif
Arab Saudi Terapkan Prinsip Continuous Improvement dalam Tata Kelola Haji
Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, menyampaikan bahwa keberhasilan Haji 1447H adalah buah dari pertolongan Allah SWT serta dukungan penuh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan arahan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.
"Musim haji tidak berakhir dengan selesainya ritual ibadah — kita justru memulai musim baru untuk menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi para tamu Allah, sesuai harapan mereka, bahkan melampaui harapan itu.". Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah
Menteri Al-Rabiah juga mengumumkan sejumlah langkah strategis transformasi haji ke depan:
- Peluncuran paket layanan haji terintegrasi — mencakup Masyair, akomodasi, transportasi, dan konsumsi
- Pengembangan penyelenggaraan Haji 1448H menuju standar pelayanan yang lebih unggul
- Penyediaan paket haji yang lebih beragam sesuai kebutuhan jamaah dari berbagai negara
- Program pelatihan wajib untuk meningkatkan kompetensi petugas Kantor Urusan Haji
- Penetapan timeline resmi bagi seluruh KUH dan perusahaan penyedia layanan haji
Indonesia Belum Raih Penghargaan, Tapi Ini Justru Jadi Motivasi
Meski Indonesia belum berhasil meraih Labbaytum Award tahun ini, Zaky Zakaria Anshary melihatnya secara objektif sebagai bahan evaluasi yang konstruktif

"Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah jamaah terbesar di dunia, dengan tantangan yang jauh lebih kompleks — terutama tingginya proporsi jamaah lansia dan risiko kesehatan. Penghargaan ini harus menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh.". Zaky Zakaria Anshary, CEO Khazzaah Tours & Sekjen AMPHURI
Menurutnya, negara-negara yang berhasil meraih penghargaan umumnya unggul dalam:
- Tingkat kepatuhan sistem yang sangat tinggi
- Digitalisasi layanan yang matang dan terintegrasi
- Kepuasan jamaah yang terjaga secara konsisten
- Pengelolaan kesehatan jamaah yang terkendali
- Penyelesaian administrasi dan visa yang tepat waktu
- Monitoring layanan berbasis data secara real-time
Indonesia Punya Peluang Besar di Masa Depan
Zaky tetap optimistis. Dengan SDM yang kuat, pengalaman panjang dalam penyelenggaraan haji, dan dukungan pemerintah yang besar, Indonesia memiliki modal yang solid untuk bersaing di level internasional.

"Dengan penguatan layanan kesehatan, digitalisasi sistem, peningkatan kualitas petugas, dan kepuasan jamaah yang lebih merata, saya yakin Indonesia dapat menjadi salah satu kandidat penerima Labbaytum Award di masa depan."
— Zaky Zakaria Anshary
Faktor yang masih menjadi catatan dalam penilaian Indonesia antara lain: tingginya jumlah jamaah lansia, besarnya angka perawatan kesehatan dibanding beberapa negara lain, kompleksitas pengelolaan lebih dari 220 ribu jamaah, serta perlunya pemerataan kualitas layanan di seluruh embarkasi.
Awal Resmi Persiapan Haji 1448H/2027
Forum Khitaamuhu Misk juga menandai dimulainya secara resmi persiapan penyelenggaraan Haji 1448H/2027. Ini memperlihatkan komitmen Arab Saudi untuk terus mentransformasi layanan haji melalui peningkatan kualitas, digitalisasi, dan profesionalisme petugas — demi pengalaman ibadah yang lebih aman, nyaman, inklusif, dan berkelas dunia bagi seluruh tamu Allah.
