Keagungan 13 Menara Masjidil Haram

Kategori : Umrah, Tips, Haji, New Articles, Ditulis pada : 26 Februari 2026, 13:27:39

Bukan Sekadar Menara Azan, Ini Keagungan 13 Menara Masjidil Haram

Jakarta — Di tengah lautan jamaah dan kekhusyukan ibadah, deretan menara Masjidil Haram selalu menjadi elemen arsitektur yang mencuri perhatian. Menara-menara yang menjulang anggun itu bukan sekadar tempat dikumandangkannya azan, melainkan representasi perjalanan panjang arsitektur Islam yang terus berkembang hingga kini.

13 Menara Masjidil Haram.jpg

Informasi ini dikutip dari publikasi (HIMPUH) terkait keunikan arsitektur Masjidil Haram.

Perpaduan antara fungsi religius dan nilai estetika menjadi ciri khas menara Masjidil Haram. Setiap menara dirancang untuk menegaskan identitas tempat paling suci umat Islam, sekaligus menghadirkan komposisi visual yang membingkai cakrawala Kota Makkah.

13 Menara dengan Harmoni Arsitektur

Berdasarkan keterangan Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kompleks Masjidil Haram memiliki 13 menara dengan desain umum serupa, namun berbeda dalam ketinggian. Keseragaman tersebut menciptakan harmoni visual, sementara variasi tinggi menambah dinamika arsitektur yang khas.

Sebarannya meliputi:

  • Dua menara di Bab Umrah (137 meter)
  • Dua menara di Bab Raja Abdulaziz (137 meter)
  • Dua menara di Bab Raja Fahd (98 meter)
  • Satu menara di Bab Shafa (98 meter)
  • Dua menara di Bab Al-Fath (137 meter)
  • Empat menara di area Perluasan Saudi Ketiga (135 meter)

Komposisi ini menjadikan menara-menara Masjidil Haram sebagai mahakarya arsitektur yang menyatu dengan keseluruhan kompleks masjid.

Struktur Klasik dengan Sentuhan Modern

Setiap menara terdiri atas lima bagian utama: dasar, balkon pertama, poros menara, balkon kedua, dan bagian penutup di puncak. Di atasnya berdiri simbol bulan sabit yang menjadi penanda visual khas arsitektur Islam.

Bulan sabit tersebut mengalami evolusi desain dari masa ke masa, mengikuti perkembangan estetika Islam. Kini tampilannya semakin elegan dan bercahaya, terutama saat malam hari, menjadi ikon yang mudah dikenali dari kejauhan.

Menara-menara ini juga merefleksikan perjalanan sejarah panjang pemerintahan Islam. Seiring berbagai proyek perluasan modern oleh Arab Saudi, struktur tersebut terus diperkuat dengan teknologi konstruksi terbaru tanpa menghilangkan identitas arsitektur Islam yang autentik.

Keindahan visual dan kekuatan struktur dirancang berjalan beriringan demi mendukung kenyamanan jutaan jamaah dari seluruh dunia yang datang beribadah setiap tahunnya.

Menara-menara tersebut menjadi simbol komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam menjaga dan mengembangkan dua tanah suci (Haramain), seiring meningkatnya jumlah jamaah dari berbagai negara.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id