Museum Al Quran Madinah Mushaf Dijahit Tangan

Kategori : Umrah, Tips, Haji, New Articles, Ditulis pada : 11 Agustus 2026, 13:49:14

Masjid Nabawi Punya Museum Al-Qur’an, Ada Mushaf Unik yang Ditulis dengan Jahitan Tangan Selama 31 Tahun

Masjid Nabawi Punya Museum Al-Qur’an dengan Koleksi Mushaf Langka

Gambar 1. Museum Al-Quran tersembunyi di Masjid Nabawi

Siapa sangka, di sekitar Masjid Nabawi, Madinah, terdapat sebuah tempat yang menyimpan perjalanan panjang sejarah penulisan Al-Qur’an?

Bagi jamaah umrah yang berkunjung ke Madinah, Museum Al-Qur’an atau The Holy Quran Exhibition bisa menjadi salah satu destinasi edukatif yang menarik untuk dikunjungi. Museum ini memperkenalkan sejarah penulisan dan perkembangan Al-Qur’an dari masa ke masa, termasuk berbagai koleksi mushaf yang memiliki bentuk dan karakteristik unik.

Salah satu koleksi yang paling menarik perhatian adalah mushaf Al-Qur’an yang dibuat menggunakan teknik jahit atau bordir tangan.

Bukan sekadar unik, proses pembuatannya membutuhkan waktu puluhan tahun.

Al-Qur’an Ditulis dengan Teknik Jahit Tangan Selama 31 Tahun

Mushaf Al-Qur’an tersebut merupakan karya Nasim Akhtar, seorang perempuan asal Pakistan.

Berbeda dari mushaf pada umumnya yang ditulis menggunakan pena atau alat tulis lainnya, Nasim Akhtar memilih teknik yang tidak biasa. Ia menyusun dan membentuk huruf-huruf Al-Qur’an menggunakan benang melalui teknik jahit atau bordir secara manual.

Yang membuat kisah ini semakin luar biasa adalah waktu yang dibutuhkan.

Menurut laporan Al-Madina, proses pembuatan mushaf tersebut berlangsung selama 31 tahun, dimulai pada 1987 dan selesai pada 2018. Setelah menyelesaikan karya tersebut, Nasim Akhtar kemudian menyerahkannya kepada Museum Al-Qur’an di Madinah.

Bayangkan, satu karya yang dikerjakan dengan ketekunan selama lebih dari tiga dekade hingga akhirnya menjadi bagian dari koleksi museum yang dapat disaksikan oleh para pengunjung.

Bukan Sekadar Karya Seni, tetapi Bentuk Kecintaan kepada Al-Qur’an

Keunikan mushaf ini bukan hanya terletak pada teknik pembuatannya.

Setiap huruf yang terbentuk melalui benang menunjukkan ketelitian, kesabaran, dan ketekunan yang luar biasa. Proses tersebut tentu membutuhkan konsentrasi tinggi karena setiap bagian harus disusun dengan cermat agar membentuk tulisan Arab yang dapat dibaca.

Karya tersebut akhirnya menjadi perpaduan antara seni tekstil, kaligrafi, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Bagi jamaah yang melihatnya, koleksi ini dapat menjadi pengingat bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk karya dan pengabdian.

Apa Saja yang Bisa Dilihat di Museum Al-Qur’an Madinah?

Museum Al-Qur’an tidak hanya menampilkan satu mushaf unik.

Tempat ini dikenal sebagai lokasi yang memperkenalkan sejarah penulisan Al-Qur’an dan perkembangan tulisan Arab, termasuk koleksi mushaf langka dari berbagai periode. Pengunjung juga dapat melihat bagaimana penulisan Al-Qur’an berkembang dari masa ke masa.

Beberapa hal menarik yang dapat menjadi perhatian jamaah antara lain:

1. Mushaf-Mushaf Bersejarah

Gambar 2. Al-Quran yang ditulis di Batu

Koleksi mushaf bersejarah menjadi salah satu daya tarik utama. Mushaf-mushaf tersebut memperlihatkan perjalanan panjang umat Islam dalam menjaga dan menuliskan kitab suci.

2. Perkembangan Kaligrafi Al-Qur’an

Gambar 3. Al-Qur’an dengan kaligrafi dan ornamen khas India

Pengunjung dapat mengenal perkembangan bentuk tulisan Arab dan kaligrafi yang digunakan dalam penulisan mushaf dari masa ke masa.

3. Mushaf dengan Teknik yang Tidak Biasa

Gambar 4. Al-Qur’an dengan teknik penulisan dijahit tangan

Salah satu yang paling menarik adalah mushaf yang dibuat menggunakan teknik bordir atau jahitan tangan. Karya Nasim Akhtar tersebut menjadi contoh bagaimana ketekunan dan keterampilan tangan dapat digunakan untuk menghasilkan sebuah karya yang berkaitan erat dengan Al-Qur’an.

Museum Al-Qur’an Berada di Sekitar Masjid Nabawi

Lokasi Museum Al-Qur’an berada di kawasan sekitar Masjid Nabawi di Madinah, sehingga relatif mudah dijangkau oleh jamaah yang sedang berada di sekitar masjid.

Sejumlah sumber perjalanan menyebut museum ini berada tidak jauh dari area Masjid Nabawi dan dapat dicapai dengan berjalan kaki.

Namun, jamaah sebaiknya mengecek kembali akses masuk, lokasi pintu, serta jam operasional terbaru ketika berada di Madinah, karena pengaturan akses dan waktu kunjungan dapat berubah mengikuti kebijakan pengelola.

Jam Buka Museum Al-Qur’an Madinah

Informasi mengenai jam operasional museum yang beredar di berbagai sumber perjalanan antara lain:

Pagi: 09.00–14.00
Sore: 16.00–21.00 waktu setempat.

Namun, jam kunjungan dapat mengalami perubahan. Karena itu, jamaah disarankan memastikan informasi terbaru kepada pembimbing atau pihak pengelola sebelum datang.

Jangan Hanya Beribadah, Kenali Juga Sejarah Islam di Madinah

Madinah bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah dan ziarah.

Kota ini menyimpan begitu banyak jejak sejarah Islam yang dapat memberikan pengalaman spiritual sekaligus edukasi bagi jamaah.

Mengunjungi Museum Al-Qur’an dapat menjadi salah satu cara untuk mengenal lebih dekat bagaimana Al-Qur’an ditulis, dijaga, dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Bahkan, sebuah mushaf yang dibuat dengan jahitan tangan selama 31 tahun menunjukkan bahwa perjalanan menjaga dan memuliakan Al-Qur’an telah melibatkan ketekunan manusia dalam berbagai bentuk.

Tips Mengunjungi Museum Al-Qur’an Saat Umrah

Jika Anda mendapatkan kesempatan mengunjungi museum ini, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan mengetahui lokasi dan akses terbaru sebelum berangkat.
  • Perhatikan jam operasional pada hari kunjungan.
  • Ikuti aturan dan arahan petugas museum.
  • Jaga adab selama berada di area sekitar Masjid Nabawi.
  • Jangan sampai kunjungan membuat Anda melewatkan waktu shalat atau agenda ibadah utama.
  • Gunakan waktu kunjungan untuk memperdalam pengetahuan tentang sejarah Al-Qur’an.

Ingin Umrah dan Mengenal Lebih Dekat Sejarah Islam di Madinah?

Perjalanan umrah bukan hanya tentang berpindah dari satu kota ke kota lainnya. Setiap tempat yang dikunjungi di Tanah Suci memiliki cerita dan nilai sejarah yang dapat memperkaya pengalaman spiritual jamaah.

Bersama Khazzanah Tours & Travel, jamaah dapat mempersiapkan perjalanan ibadah dengan lebih nyaman sekaligus mendapatkan pendampingan selama berada di Tanah Suci.

Jika Anda sedang merencanakan umrah bersama keluarga, konsultasikan kebutuhan perjalanan Anda bersama tim Khazzanah.

Saatnya menapaki Tanah Suci, memperbanyak ibadah, sekaligus mengenal lebih dekat sejarah Islam di Madinah.

Sumber: Al-Madina, DetikTravel, dan sumber referensi mengenai The Holy Quran Exhibition di Madinah.

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id