Jadwal Imam Tarawih Masjidil Haram Ramadan

Kategori : Umrah, Tips, Haji, New Articles, Ditulis pada : 06 Februari 2026, 09:52:18

Jakarta, Masjidil Haram kembali bersiap menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Salah satu momen yang paling dinantikan oleh umat Islam dari seluruh dunia adalah pelaksanaan shalat Tarawih yang dipimpin oleh para imam terkemuka Masjidil Haram, dengan bacaan Al-Qur’an yang merdu dan penuh kekhusyukan.

Masjidil Haram kembali bersiap menyambut malam-malam Ramadhan.Salah satu yang selalu dinanti ada.jpg  Masjidil Haram kembali bersiap menyambut malam-malam Ramadhan.Salah satu yang selalu dinanti ada (1).jpgMasjidil Haram kembali bersiap menyambut malam-malam Ramadhan.Salah satu yang selalu dinanti ada (2).jpg

Dilansir dari The Islamic Information, sejumlah imam Masjidil Haram yang secara rutin memimpin shalat Tarawih selama Ramadan di antaranya adalah Syaikh Abdurrahman As-Sudais, Syaikh Maher Al-Muaiqly, Syaikh Abdullah Al-Juhany, Syaikh Yasser Al-Dosari, serta Syaikh Bandar Baleelah.

Dalam pelaksanaannya, imam Tarawih di Masjidil Haram bergantian setiap malam, bahkan sering kali dibagi per rakaat. Umumnya, satu imam memimpin rakaat-rakaat awal, kemudian dilanjutkan oleh imam lainnya hingga penutup shalat witir. Sistem ini diterapkan untuk menjaga kualitas bacaan serta stamina para imam selama rangkaian ibadah Ramadan.

Shalat Tarawih di Masjidil Haram juga memiliki sejumlah keistimewaan yang menjadi daya tarik bagi jamaah. Selama bulan Ramadan, bacaan Al-Qur’an diselesaikan 30 juz secara penuh, dengan rata-rata satu juz dibaca setiap malam. Suara imam disiarkan ke seluruh area masjid, mulai dari ruang utama, lantai atas, hingga pelataran luar, sehingga jamaah tetap dapat mengikuti shalat dengan khusyuk meski berada di area yang luas.

Dari sisi fasilitas, Masjidil Haram menyediakan kursi khusus bagi jamaah yang tidak mampu berdiri, serta sistem pendingin udara yang beroperasi 24 jam nonstop demi menjaga kenyamanan jutaan jamaah yang hadir setiap malam.

Lebih dari sekadar shalat berjamaah, Tarawih di Masjidil Haram menjadi pertemuan jutaan hati dalam satu kiblat, satu tujuan, dan satu harapan. Suasana spiritual yang tercipta menjadikan setiap rakaat sebagai pengalaman ibadah yang mendalam dan sulit dilupakan.

Bagi umat Islam, kesempatan menunaikan shalat Tarawih di Masjidil Haram adalah anugerah besar. Harapan pun senantiasa dipanjatkan agar Allah SWT mengizinkan setiap hamba-Nya untuk menjadi bagian dari saf-saf terbaik di Tanah Suci pada bulan Ramadan.

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id